IMG-20180424-WA0035

Yogyakarta -JN. Selasa (24/4) siang, wilayah Yogyakarta daerah timur khususnya Kampung Gendeng, Baciro Gondokusuman yang juga merupakan tempat di mana Asrama Kabupaten Nunukan berada, diterpa oleh angin puting beliung. Awalnya angin tersebut bergerak sangat cepat menumbangkan sebagian pohon,atap rumah warga, dan puing bangunan pun ikut berterbangan di udara akibat angin yang berputar-putar cukup kencang menyerupai angin torpedo kata salah satu penghuni asrama yang di wawancarai.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.Terbentuk gumpalan awan yang sangat besar dari atas ke bawah.

Terdengar suara gemuruh yang sangat berisik menyerupai pesawat jet kata nopeng ketua Asrama Nunukan yang melihat kejadian itu, di tambah dengan suara puing-puing atap dan benda-benda yang terbawa angin berserakan di tanah.

Tidak turun hujan tetapi anginya sangat kencang hingga salah satu atap berukuran cukup besar dan tiang peyangga besi dari kampus STPMD APMD yang berada tidak jauh dari lokasi asrama ikut terbawa angin dan menghantam tepat di belakang Asrama Kabupaten Nunukan.

Kejadian tersebut membuat seluruh penghuni asrama panik, salah satunya Racha Walen, mahasiswa yang berasal dari Kecamatan Kerayan yang pontang panting membawa ijazahnya untuk segera diamankan dan mencari tempat perlindungan yang aman.

Ketua Asrama Nunukan, Nopeng mengatakan, setidaknya sebagian besar kondisi Asrama Nunukan mengalami kerusakan yang parah dengan dominasi atap yang jebol dan tiang peyangga atap yang lepas dari pondasi.

Tidak ada korban dari kejadian tersebut namun Nopeng selaku ketua asrama berharap agar ada bantuan dari pemerintah daerah Kabupaten Nunukan dan dari masyarakat Nunukan.

Adapun akibat kejadian ini sangat merugikan dan menghambat kegiatan kehidupan maupun proses belajar mahasiswa Kabupaten Nunukan yang ada di Yogyakarta.


Laporan : Francisco/kontributor

Comments

comments